Home > Purgatory band > Download Koleksi lagu Metal Hardcore Gothic part II
Download Koleksi lagu Metal Hardcore Gothic part II
Posted on Minggu, 18 Mei 2014 by Unknown
HOMICIDE
https://www.facebook.com/pages/HOMICIDE-Bandung-Unofficial-Page/207274960699
BIOGRAFI:
Unofficial Bio: Seperti yang banyak diakui orang, Homicide adalah sebuah anomali. Mereka adalah band hiphop yang lebih dikenal di scene hardcore/punk dibanding popularitas mereka di scene hiphop. Meski beberapa pelaku di scene hiphop indonesia mengakui bahwa Homicide adalah salah satu pioneer di tanah air, mereka tak cukup dikenal terutama oleh para anak-anak hiphop kemaren sore. Ini dikarenakan oleh Homicide sendiri yang sangat tidak peduli pada produktivitas materi. Untuk seukuran band seperti mereka yang sudah berumur hampir 10 tahunan,mereka terhitung sebagai band yang sangat pelit dalam menghasilkan materi. Lagu-lagu mereka hanya beredar dikalangan tertentu dan sangat sulit didapat, hanya ada di beberapa kompilasi dan demo yang sangat sukar ditemukan di 'pasar'. Tapi mereka terkenal karena hebatnya materi-materi itu sendiri. Legends live because they are that great. Meskipun sedikit tapi cukup membelalakkan mata orang,tak hanya penggemar hiphop tapi juga para penggemar genre lain, terlebih di scene punk/hardcore dimana mereka sering memberi cameo (featuring) di beberapa band underground Bandung dari Undercontrol hingga Balcony hingga Puppen. Tak boleh dilupakan pula, keterlibatan mereka di aktivisme, konsistensi mereka thd etos D.I.Y dan integritas mereka sebagai MC yang tak kenal kompromi dalam hal estetika hiphop,melahirkan anekdot lucu bahwa Homicide adalah band hiphop yang lebih 'punk' dari band punk di Indonesia,sekaligus sebuah band punk yang lebih 'hiphop' dari grup-grup hiphop di tanah air.
GENRE:
Hiphop
ANGGOTA:
Morgue Vanguard as MC and Producer
Sarkasz as MC,DJ E (Turntables)
Andre (Guitars)
The Napalm Squad, extended members :
Akew (Guitars)
DJ Trolley (Samplers)
Yudhistira (Beats Production)
Kolot (Behind The Board and 1-2's)
Gaya (MC)
KOTA ASAL:
Bandung
Perusahaan Rekaman:
Remains Recs
TRACKLIST:
1.PURITAN THE END OF TIME (REMIX)
lirik lagu: adalah bagaimana manusia menyebut nama tuhannya
“tebas lehernya dahulu baru beri dia kesempatan untuk bertanya”
pastikan setiap tema legitimasi agama seperti hak cipta supaya dapat kucuci seluruh kesucianmu dengan sperma
persetan dengan Surga,sejak parameter pahala diukur dengan seberapa banyak kepala yang kau pisahkan dengan nyawa
kini leherku-lah yang membuat golokmu tertawa target operasi di antara segudang fasis seperti FBR di Karbala
karena aku adalah libido amarahmu yang terangsang dalam genangan darah selangkangan Shanty jika kau menyebut parang bagian dari dakwah
melahap dunia menjadi pertandingan sepakbola penuh suporter yang siap membunuh jika papan skor tak sesuai selera
para manusia-unggul warisan Pekan Orientasi Mahasiswa paranoia statistika agama,
wacana-phobia ala F.A.K B-A-K-I-N tak pernah bubar,
mewujud dalam nafas kultural persis wakil parlemen yang kau coblos dan kau tuntut bubar partai bisa ular, belukar liberal Gengis Khan mana yang coba definisikan moral
persetankan argumentasi membakar bara masalah dengan kunci pembuka monopoli anti-argumen komprehensi satu bahasa instruksi air raksa mereduksi puisi hingga level yang paling fatal kehilangan amunisi, sakral adalah ambisi wadal modernisasi,
program labelisasi Abu Jahal distopia yang tak pernah sabar untuk menuai badai aku bersumpah untuk setiap jengkal markas yang kalian anggap layak bongkar dan setiap buku yang nampak lebih berguna jika terbakar jika setiap hal harus bergerak dalam alurmu yang sakral sampai api terakhir pun,
neraka bertukar tempat dengan aspal
batalyon pembenci Gommorah sucikan dunia dengan darah
menipiskan batas antara kotbah dengan gundukan sampah jika membaca Albert Camus menjadi alasan badan-leher terpisah
lawan api dengan api dan biarkan semua rata dengan tanah lubang tai sejarah,
memang dunia adalah kakus raksasa nikahi bongkah kranium kerdil
berpinak ludah jika idealisme-mu tawaran untuk mengundang surga mampir berikan bendera dan seragammu, kan kubakar sampai arang terakhir sratus kali lebih dangkal dari kolom Atang Ruswita
seribu kali lebih busuk dari tajuk majalah Garda untuk semua idiot yang berfikir semua ide dapat berakhir diperapian
tak ada dunia yang begitu mudah untuk kalian hitamputihkan mendukung keagungan layak Heidegger mendukung Nazi propaganda basi,
wahyu surgawi dengan bau tengik terasi
jika suci adalah wajib dan perbedaan harus melenyap maka jawaban atas wahyu parang dan balok adalah bensin, kain dan botol kecap
yo,
fasis yang baik adalah fasis yang mati fasis yang baik adalah fasis yang mati
fasis yang baik adalah fasis yang mati
tunggu di ujung jalan yang sama saat kalian mengancam kami!!
DOWNLOAD
2.BARISAN NISAN
Lirik lagu :
matahari terlalu pagi mengkhianati pena terlalu cepat terbakar
kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan untuk berkata
“Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering sebelum mata pena berkarat menolak kembali terisi sebelum semua paru disesaki tragedi dan pengulangan menemukan maknanya sendiri dalam pasar dan semerbak deodorant atau mungkin dalam limbah dan kotoran atau mungkin dalam seragam sederetan nisan atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14 inci yang menawarkan hasrat pembangkangan ala Levi’s dan Nokia atau dalam 666 halaman hikayat para bigot dan despot yang menari ketika jelaga zarkot berangsur menjadi kepulan hitam berselubung Michael Jordan di pojokan pabrik-pabrik ma’lun para produsen kerak neraka berlapis statistik pembenaran teatrikal super-mall opera sabun panitia penyusun undang-undang pemilu yang mencoba membanyol tentang kekonyolan demokrasi yang rapi berdasi menopengi mutilasi pembebasan dengan sengkarut argumen basi tentang bagaimana menyamankan posisi pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja para sosok pembaharu dunia bernama PASAR BEBAS dan perdagangan yang adil untuk kemudian memperlakukan hidup seperti AKABRI dan dikebiri matahari terlalu pagi mengkhianati dan heroisme berganti nama menjadi C-4,
Sukhoi dan fiksi berpagar konstitusi menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga pusara dari makam pahlawan tetangga bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba pahlawan dari Cobain hingga Visius dari berhala hingga anonimous bernama Burung Garuda Pancasila yang menampakkan diri pada hari setiap situs menjadi sepejal bebatuan yang melayang pada poros yang sejajar dengan tameng dan pelindung wajah para penjaga makam Firaun berkhakis yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar posisi setiap pojokan bahkan di kakus umum dan selokan mencari target konsumen dan homogenisasi kelayakan maka setiap angka menjadi maka dan makna ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong senjata dengan ribuan unit SSK untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan dinetralisir karena menolak membuang buku Panton sebagai panduan kebenaran sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan mata sinar xerox menolak terasuki setan dan tuhan yang mewujud dalam ocehan pencerahan kanon-kanon degungan Big Mac dan es krim cone yang berseru, “Beli! Beli! Beli! Konsumsi, konsumsi kami sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam usaha para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!”
oh… betapa menariknya dunia yang sudah pasti menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan lembaran kontrak asuransi dengan janji pahala bertubi dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang hanya berarti dalam kala ketika periode berkala para representatif di gedung parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu kawanan dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati sederatan birokrasi ideologi berwarna merah, hijau, hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru dan merah dan putih Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar poin-poin NAFTA sehingga pion-pion negara yang berkubang di belakang pembenaran stabilisasi nasional menemukan pembenaran evolusi mereka dengan berpetakan saluran-saluran pencerahan para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah kala peluh mengering kasat di hadapan pasanggiri lalat telat pasar dan kilauan refleksi etalase dan display berhala-berhala berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara robekan surat rekomendasi negara donor perancang undang-undang dan fakta-fakta anti-teror para arsitek bahasa penaklukan para pengagung kebebasan kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar flatron kemajemukan ponsel demokrasi kotak suara dan pluralisme gedung rubuh Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan nisan yang dikebiri matahari dan terlalu pagi mengkhianati Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam barisan wahai bentangan seluloid dan narasi dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu anakku, jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini demi setiap huruf pada setiap fabel yang kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku, mentariku! Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang kalam terhunus lelap tertidur tanpa satu mata membuta tanpa pagi berhenti mensponsori keinginan berbisa tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan rembulan bintang dan sabit palu dan arit bumi dan langit lautan dan parit dan sayap dan rakit sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap pasak-pasak kemungkinan terbesar memperbesar setiap kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan untuk berkata,
“Tidak mungkin” tanpa darah mereka mengering sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali terisi Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk mengkhianati.
. DOWNLOAD
3.SAJAK SUARA
Lirik lagu:
sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan apabila engkau memaksa diam aku siapkan untukmu "pemberontakkan!"
sesungguhnya suara itu bukan perampok yang merayakan hartamu
ia ingin bicara mengapa kaukokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan? sesungguhnya suara itu akan menjadi kata ia yang mengajari aku untuk bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan aku akan memburumu seperti kutukan!!
DOWNLOAD
4.RIMA ABABIL:
lirik lagu:
karena khalayak tak pernah salah memuja thagut penampakan maka kalian adalah terdakwa yang terlalu mendambakan domba tanpa gembala,
wujud tanpa kepala, dunia tanpa pandawa sumpah aral kuasa tanpa palapa merakit dunia tanpa manual tunggal mengepal surga neraka yang manunggal di ujung hari yang berlangit sepekat aspal di petang para dajjal neoliberal meminta tumbal
karena buku sejarah ditulis dengan darah dengan anggur dan nanah,
dengan kotbah dan sampah maka argumen terlahir dari kerongkongan korban digorok dipagi buta di lapangan pedesaan dikubur bernafas dimalam semua kutukan menaruh rima diatas hitungan ritme pukulan rotan Brimob pengganti aroma Smirnoff,
berakhir layak hasrat Deborg berepilog tanpa akhir kombinasi mutakhir para gerilyawan Kashmir,
Tolstoy dan B-boy yang menari diatas pasir hingga para aparat Gomorrah tak berdiri tanpa dipapah hingga berhala yang kau sembah merata dengan tanah dengan khasanah busur serapah tanpa panah dengan ranah yang merubah kotbah yang menjadi limbah dengan lanskap penuh kesumat,
despot melaknat penuh bigot yang bersandar pada jaminan polis dan jimat maka kupinang kepalan pelumat tirani valas yang tak pernah tamat memplagiat kiamat hingga liang lahat,
dengan eskalasi perang badar membakar akar penyeragaman bawah sadar pasca kolonial pasca neraka horizontal pasca bumi dan langit, aku dan kau menjadi wadal sejak para kaisar merapal mantra anti-makar sejak para patriot tak pernah sadar menjadi barbar rima ini ku rancang untuk menantang mitos hegemoni rezim dewa logos ku rancang rima ababil yang bidani holokos jika kau bangun kastilmu tuk mendominasi kosmos antitesa dari semua petuah para tetua penguasa gua, gabah dan semua kutukan tak bertuah rima ini adalah hitam merah tetesan darah pemusnah lintah bendungan siklus hasrat dan amarah ludah para penadah gejah yang menawar bid’ah yang lupa melawan titah, kerajaan risalah,
pemungut arwah peluluh lantah kaki tangan kepala berhala yang ku nujum punah serupa jalur ziarah satuan batalyon lakon yang membantahkan konon gurita monitor panoptikon dan jargon perluasan koloni kanon perpanjangan netra Mossad dan agenda titipan Pentagon agen intelejen berbisik dalam dialek dekaden berdiskusi tentang ribuan ancaman bahaya laten lumpen yang membangkang, hedonis yang mencoba terbang sufi yang menjangkau terang dan anarkis yang merontakekang rima ini adalah kontra komando, menolak berkarat di pengujung tengat m’rancang beliung serupa tornado untuk balans yang banal,
balada dalam kanal dialog satu arah sejarah yang berkoar bertemu final hingga satu subuh para sayap terentang, menantang menara rutan dengan kesadaran para pecundang berembuk di pojokan selokan desa dan urban merakit plot armamen ababil sebelum mentari datang sebelum cenayang industri keluar mencari mangsa menuai bara dari pusara kalam dan makam wacana kesucian taklid yang menyuburkan bencana para penikam punggung dan para pengkhianat lantai dansa pasca kolonial pasca neraka horizontal pasca bumi dan langit, aku dan kau menjadi tumbal sejak argumen hanya berkisar di pusaran selasar surga dan neraka, kontol, isu kelentit dan biji zakar, yo rima ini ku rancang untuk menantang mitos hegemoni rezim dewa logos ku rancang rima ababil yang bidani holokos jika kau bangun kastilmu tuk mendominasi kosmos
DOWNLOAD
5. SEMIOTIKA RAJATEGA
lirik lagu :
MC hari ini lebih banyak memakai topeng dari Zapatista hampir sulit membedakan antara bacot patriot dan miskin logika bicara tentang skill dan kompetisi, mengobral sompral jatuh setelah berkoar, lari dengan ujung kontol terbakar MC butuh federasi dan breakbeats berdasi untuk sekantung wacana basi dan eksistensi MC Tampon, mencoba membuat mall menjadi Saigon amunisi tanpa kanon, mucikari martir yang gagal mencari bondon sarat kritik, kosong esensi seperti kotbah kyai Golkar bongkar essay kacangan lulabi usang pasca makar gelora manuver rima Kahar Muzakar tak akan pernah dapat menyentuh beat pembebasan B-Boy Ali Asghar hiphop chauvinis, kontol kalian bau amis, memang tak akan pernah habis persis duet Hitler tanpa kumis dan Earth Crisis krisis identitas, menyebut teman nongkrongnya ‘niggaz’ sebut dan diss nama kami, kubuat bacot kalian karam seperti Tampomas berusaha setengah mati menjadi negasi berlindung dibelakang pembenaran interpretasi, basa-basi mengobarkan kebanggaan dengan microphone terseret tak sabar menunggu saat monumental kalian berduet dengan Eurrico Guterrez Ternyata rencana invasimu lebih meleset dari konsepsi dan prediksi partai marxist akan kematian borjuasi melemparkan invitasi MC pada setiap rima dan Homicide masih mendominasi sensus kematian populasi akibat rajasinga MC adalah negara yang membuat kontradiksi tak pernah final tanpa menifestasi yang sesubstansial gerilyawan maoist di Nepal lirikal neoliberal, yang memaksa indeks lirikmu turun drastis dan terlihat lebih dungu dari logika formal, terlalu tipikal dan masih jauh dibawah horizon minimal memiliki nasib yang sama dengan PSSI dalam kancah internasional hadirkan konfrontasi maka MC lari mencari pengacara dan mengakhiri argumen dengan histeria seperti Yudhistira tanpa hak cipta jangan berharap unggul dengan skill bualan ala TV Media yang membuat kau dan Iwa tersungkur dalam satu kriteria representasi yang membuatmu nampak seperti fatamorgana membuat setiap microphone battle berakhir dengan wajah yang sama persetan dengan persatuan, hiphop hanya memiliki empat unsur dua mikrofon, kau dan aku, tentukan siapa yang lebih dulu tersungkur / Memang memuakkan melayani diplomasi scene lawakan tapi pasti kalian dapatkan jika kalian menginginkan konflik atas nama kebanggaan bidani bacot murahan tentang imortalitas hiphop seperti liang dubur pahlawan kesiangan yang membuat lagu lama konservatif keluar liang kubur karena aku adalah seorang kapiten neraka mematahkan pedang panjang para lokalis duplikat dan plagiat para Wu-Tang arwah objek kritik lapuk layak sosialisme ilmiah kalian ancam kami dengan lulabi akidah paku dalam bingkai kaca keagungan moralitas, persetan kuantitas kematian memang identitas yang tak perlu imortalitas label adalah reduksi, komoditas residu industri kultural hegemoni, membidani oponen dalam posisi Prosa pramudya yang bukan Ananta Toer Mengepal jemari meski dengan batas teritori yang terkubur memenej kalbu tanpa retorika Aa Gymnastiar menembus urat nadi distribusi tanpa harus membuat izinku terdaftar MC menabur bensin dan tak pernah punya nyali menyalakan korek membacot dibelakang punggung lebih parah dari CekNRicek MC Yang sama petantang-petenteng sekarang membawa aikon biz lebih banyak daripada anggota Slank Kalian para martir hiphop, patriot tai kucing Yang membela lubang pantat logika dengan darah Siapkan microphone kalian dan siapkan untuk menutup lubang tai sejarah dan bagi kalian yang menginterpretasikan lagu ini untuk kalian.. LEBOK TAH ANJING!!
DOWNLOAD
Kategori Metal Compilations, Musik, Purgatory band
Diberdayakan oleh Blogger.
Cari disini aja gan
Kategori
Arsip Blog
-
▼
2014
(34)
-
▼
Mei
(24)
- Download MapInfo Professional ver.7.0
- Download lagu Bohemian Rhapsody dari Queen
- Melawan Lupa,mereka yang hilang Vs mereka yang (ba...
- Download Koleksi lagu Metal Hardcore Gothic part II
- Download Koleksi lagu Metal Hardcore Gothic part one
- Iwan Fals Kupu kupu hitam putih
- Download Bluestacks,Aplikasi Emulator untuk menjal...
- download Mozilla Firefox versi terbaru
- Download Game Android ULTIMATE MOTOCROSS.apk
- Download Peta Topografi
- Download IDM terbaru tanpa register
- Just for Gag,Kumpulan gambar meme buat DP BBM ato ...
- Taukah kita gambar gunung legendaris yang selalu k...
- Download Full album PURGATORY-Beauty lies beneath
- Download peta dinding JABAR dan JATIM
- DEADSQUAD - Patriot Moral Prematur (OFFICIAL VIDEO)
- Download Lagu PURGATORY-The batle of Uhud.mp3
- Download lagu nya PURGATORY-Lord of war (Ahlul Naar)
- Download Film Kantata Taqwa (2008) Full Movie
- Manual Grafikal GeoKKP BADAN PERTANAHAN NASIONAL R...
- Manual Grafikal GeoKKP dan autoCAD map
- citra Tm3 kabupaten Kuningan
- download aplikasi konversi korrdinat UTM ke TM3
- Aplikasi buat ngonversi zona Utm ke Tm3
-
▼
Mei
(24)


